Pep Guardiola Ingatkan The Citizens Untuk Waspada

Pep Guardiola mengingatkan The Citizens untuk selalu berwaspada saat hadapi Manchester United. Seperti yang diketahui, Manchester City sendiri akan menghadapi klub berjuluk The Red Devils dalam match day ke 12 ajang bergengsi English Premier Leaguen musim 2018 – 2019 ini yang digelar pada hari Minggu, 11 November 2018 malam hari mendatang (WIB). Pertandingan yang juga dikenal dengan tajuk derby Manchester itu lebih dari sekadar tiga poin, kedua tim mempertaruhkan harga dirinya. Sedianya, Manchester Biru sendiri memang lebih difavoritkan mengingat laju positif mereka dewasa ini. Di mana klub didikan Pep tersebut belum tersentuh hasil minor dalam 11 pertandingan Premier League dan sering mengalahkan lawan dengan skor masif.

Akan tetapi, sebaliknya Manchester Merah justru terus dilanda masalah sejak musim dimulai. Pertahanan MU tampak lemah dan kesulitan melawan tim-tim yang relatif lebih kecil.Kendati demikian, bukan berarti Man City bisa meremehkan MU. Baca komentar Guardiola selengkapnya di bawah ini: Adapun dalam beberapa laga terakhirnya yang sudah dijalani, para anak didik pelatih asal Portugal – Jose Mourinho – tersebut dapat membuktikan kekuatan mereka sebagai tim yang tidak mengenal rasa lelah serta tidak mudah menyerah. Hal itu terbukti, berulang kali Manchester United tertinggal lebih dahulu namun berbalik menang. Terakhir, Juventus jadi korbannya.

Pep Guardiola mengatakan, 75 menit pertama di pertandingan terakhir, dirinya ingin menerapkan permainan dengan cara yang sama, bermain sebaik mungkin selama 75 menit. Seperti yang dilansir dari Goal Internasional, Pep menyatakan jika sang rival – MU sendiri sudah membuktikan bahwa mereka hanya butuh 10, 15, 20 menit akhir untuk menciptakan banyak peluang. Sensasi yang muncul ketika mereka mendapat bola dengan pemain-pemain di depan, wow, mereka punya talenta yang luar biasa di depan dan di lini tengah. Dengan demikian, sang peramu taktik merasa yakin jika timnya harus memberikan penampilan terbaik jika ingin mengalahkan MU. Manchester City harus mengontrol pertandingan seperti biasanya dan memanfaatkan peluang seefektif mungkin.

Pep mengklaim, para pemain didikannya did lam skuad mesti bisa melakukan pertahanan dengan baik juga, yakni bertahan dari umpan silang dengan baik sebab tim lawan sudah dikenal lebih kuat dalam memanfaatkan situasi bola mati. Dirinya pun berharap supaya par apemain City mampu menunjukkan performa yang maksimal seoptimal mungkin. Sementara itu bila kita melihat klasemen sementara saat ini, wajar jika Man City lebih diunggulkan. Juara bertahan tersebut berada di puncak klasemen dengan 29 poin dari 11 pertandingan. Unggul 9 poin dari MU di peringkat ke 7. Meski demikian, tak berarti para pemain United itu pun dapat dianggap remeh juga.

Baca Juga :

Betawitoto :

Osakatogel :

IkanJoker :

 

Timnas Jerman Ukir Catatan Buruk

Tim nasional Jerman kalah 1-2 dari Prancis, pada pertandingan kelanjutan Liga A Group 1 UEFA Nations League, di Stade de France, Selasa (16/10/2018). Hasil minor ini juga membuat Jerman mencatatkan catatan jelek. Bermain di kandang lawan, Jerman memulai pertandingan dengan baik. Mereka sukses unggul terlebih dulu karena eksekusi penalti Toni Kroos di menit ke-14.Akan tetapi pada paruh ke-2, Die Mannschaft seperti tidak berkapasitas.

Baca Juga : Bellerin Bicara Soal Tanggung Jawab Sosial Pesepak Bola Profesional

Antoine Griezmann sukses 2x membobol gawang Jerman, yaitu di menit ke-62 serta 80′. Sampai laga selesai, score 2-1 untuk kemenangan Prancis masih bertahan. Buat tim nasional Jerman, hasil ini ialah kekalahan ke enam pada 2018. Itu adalah catatan terburuk untuk Nationalelf, sebab baru kali pertamanya menelan enam kekalahan dalam setahun.

Baca Juga : Arsenal Pastikan Cech Absen Sebulan

Awal mulanya, mereka kalah 0-1 dari Brasil pada 28 Maret, menyerah 1-2 dari Austria pada 3 Juni, kalah 0-1 dari Meksiko pada 17 Juni, roboh 0-2 dari Korea Selatan pada 27 Juni, serta kalah 0-3 dari Belanda pada 14 Oktober.”Sesudah pertandingan menantang Belanda, telah jelas bila kamu mesti merubah suatu. Bila Anda ingin sukses dengan permanen, Anda mesti dapat menggabungkan pemain muda serta tua.

Baca Juga : Legenda Arsenal Suka Semangat Juang Lucas Torreira

Pemain tua tidak lupa bagaimana triknya bermain sepak bola,” tutur pelatih tim nasional Jerman, Joachim Low. Kekalahan dari Prancis membuat tim nasional Jerman sekarang ada di tempat sangat buncit Liga A Group 1 UEFA Nations League dengan nilai satu. Selain itu, tim nasional Prancis menempati posisi ke-2 dengan mendulang tujuh point.

Rekor Impresif Striker Andalan AC Milan di Laga Derby

AC Milan mempunyai kartu As pada Derby della Madonnina menantang Inter Milan, Senin (22/10/2018) pagi hari WIB. Senjata andalan I Rossoneri ialah Gonzalo Higuain. Lumrah bila AC Milan bertopang pada striker berkebangsaan Argentina itu. Masuk dari Juventus musim panas lantas, Higuain langsung jadi top skor sesaat team. Ia membukukan enam gol dari tujuh tampilan. “Saya terasa fit serta berupaya menjalankan petunjuk pelatih.

Baca Juga : Chelsea Pertajam Rekor Tak Terkalahkan

Kapasitas saya tengah bagus serta mengharap bisa mempertahankannya,” kata Higuain diambil situs sah club. Akan tetapi, bukan itu saja yang membuat Higuain wajar jadi jimat AC Milan pada pertandingan kelak. Pemain berumur 30 tahun ini nyatanya miliki rekor bagus pada derby.Selama karirnya, Higuain telah melakukan tiga derby bersama dengan River Plate, Real Madrid, serta Juventus.

Baca Juga : Sarri Girang dengan Penampilan Pemain Chelsea

Di River Plate, ia cetak dua gol ke gawang Boca Juniors pada Superclasico untuk menolong team berjaya 3-1, Oktober 2006. Higuain lantas pergi ke Eropa untuk membela Real Madrid. Di sini ia melawan Atletico Madrid sembilan kali. Kapasitasnya juga baik.

Baca Juga : Gebuk Newcastle, City Teror Chelsea dan Liverpool

Ia cetak lima gol serta tiga assist untuk membawa Los Blancos berjaya enam kali dan sekali kalah.Derby paling akhir Higuain ialah melawan Torino bersama dengan Juventus. Berlaga lima kali, ia membukukan tiga gol serta satu assist. Kontribusinya menolong Juventus mencatat empat kemenangan serta sekali imbang. Dengan kapasitas ini, tidaklah heran bila AC Milan mengharap tuahnya pada duel menantang Inter Milan kelak.